..hanya aku..

Stopping_by_wood_lowres

sepertinya waktu memang tak pernah mengijinkan kita untuk pergi..
waktu?
barang kali diri kita sendiri yg sebenarnya memang tak pernah rela..
kita?
ternyata hanya aku..
..
aku yang tersesat pada rimba bernama keinginan hati..
berputar-putar arah pada kata tidak yang menggaung, meraung..
lalu kembali menapak pada seret kabut harap yang tinggal puing..
puing yang kutelusuri satu satu
..
jika keabadian itu hanya milik baka, mengapa terus tersemat rasa
jika keabadian itu hanya sementara, mengapa warna tetap sama
..
mengunyah remah doa pada ujung bibir
sepatuku lepas
..
ternyata hanya aku..
..
..

(terimakasih
 : Galih Pandu untuk pinjaman kalimat pembuka
 : Yudhis Rusli untuk gambar)

..

a tribute to KLa Project

Img_1787

Apa lagu KLa yang kamu suka? (huruf K dan L nya besar)

Aku suka banyak. Terutama album KLakustiknya, dengan tembang-tembang andalan seperti :  Terpurukku Di Sini, Tak Bisa Ke Lain Hati, Menjemput Impian, Meski Telah Jauh, dan tentunya Yogyakarta.. :)

Aku masih ingat sekitar tahun 1989-1990an lagu Yogyakarta berkumandang di mana-mana, bahkan di Metro Mini yang sering aku tumpangi menuju rumah, berulangkali memutar lagu itu. Pak Supirnya rela memencet tombol "Rev" setelah lagu tersebut habis dan agak sedikit mengumpat bila terlalu banyak menggulung pita kasetnya.

Masa SMA, banyak temanku yang menghadiahi pasangannya lagu "Tak Bisa Ke Lain Hati" menjelang kelulusan. Lucu, karena tak lama setelah di kursi universitas, banyak yang pindah ke lain hati.. dan sampai saat ini aku ingin sekali memotret bulan merah jambu..

Aku suka KLa Project karena lirik dan iramanya. Ungkapan cinta dalam lagu-lagu mereka cantik tersirat. Teman satu gank-ku yang pandai matematika berkata,"Apa sih bagusnya lagu-lagu KLa? Aku ga ngerti, ga to the point.." yang kemudian disambut oleh debat kusir oleh temanku satunya.

Saat Katon lebih memilih ber-solo karir (Solo memang dekat dengan Yogyakarta ..#eh), aku cukup kecewa. KLa Project mulai memupus seiring waktu.. Jadi, saat kulihat CD berjudul : a tribute to KLa Project, berwarna hitam dengan gambar kartun tiga tokoh KLa : Katon, Lilo dan Adi, aku langsung membelinya setelah melihat deretan lagu yang dinyanyikan ulang oleh para penyanyi masa kini.  Kebetulan juga malam harinya ada acara televisi yang menayangkan latar belakang album tersebut. Jadi, agar supaya, dengan tujuan kaum muda masa kini mengenal dan menyukai lagu-lagu KLa Project, maka didaur ulang lah beberapa tembang tersebut. Mmm.. tidak tahu pasti, apakah akan ada album kedua atau tidak, karena ada beberapa lagu yang dinyanyikan penyanyi lain di panggung tapi tidak ada di album.

Beberapa gita yang ada di album tersebut adalah sebagai berikut :

Tentang Kita, dinyanyikan ulang oleh RAN >> Irama dan vokal nya pas. Kedua anakku yang masih duduk di Sekolah Dasar suka sekali dengan lagu ini. Macam supir Metro Mini jaman dulu itu, mereka me-repeat lagu ini over and over..  Mission accomplished, Lilo!

Lantai Dansa, dinyanyikan ulang oleh The Upstairs >> Renovasi yang brillian! Dengan tambahan beberapa lirik kocak dan irama yang memancing tubuh berhentak, mari ke lantai dansa.. *wink

Yogyakarta, dinyanyikan ulang oleh Ungu >> menyanyikan ulang lagu legenda bukanlah hal yang mudah, pasti akan dibandingkan habis-habisan dengan pionirnya. Aku setuju dengan Lilo : Lagu ini menjawab mengapa banyak orang tergila-gila pada suara Pasha.. selain itu, aku suka dengan ilustrasi musiknya, terutama saat gitar memelodikan seuntai kecil nada pilu. Tetap cantik, tetap Yogyakarta (yang ungu) ..

Sudi Turun ke Bumi, dinyanyikan ulang oleh Bebas >> cinta! Satu lagi renovasi yang tampan! Genre rock yang tepat menceritakan dengan nilai seratus tentang seorang putri yang berlapis kain bernilai dan tingkah laku, berparas sehalus lilin.. Bagaimana mungkin tak tergoda dan mengharap lemah tak berdaya?.. 

Bahagia Tanpamu, dinyanyikan ulang oleh Violet >> lagu yang bagus, irama yang bagus, ilustrasi musik yang bagus.. namun vokal yang tidak bagus! .. sorry to say.. tapi vokal grup Violet ini pas-pas an sekali.. mereka bertiga bernyanyi bergantian dan ada satu kalimat yang disahut : "bahagia tanpamu" dengan warna suara yang menurutku terlalu garing.. Juga, mereka kurang menjiwai lirik. Gita ini menceritakan hancurnya hati dan berusaha meyakinkan diri dapat bahagia tanpa orang yang dikasihi, yang telah memusnahkan kepercayaan .. tapi kesan yang tertangkap adalah seperti "mendapat surat cinta" .. Mungkin mereka memang pandai memainkan biola, tapi tetap harus berlatih vokal lebih lanjut.. again.. sorry to say..

Semoga, dinyanyikan ulang oleh Vidi Aldiano >> Oh, sangat Vidi dengan jubah KLa .. recycle yang berhasil, menurutku.. :) .. Berbagai kenangan berganti, waktu yang telah lalu.. kuharap masih ada hati bicara..

Terpuruk ku Di Sini, dinyanyikan ulang oleh Ahmad Dhani >> pertama kali mendengar lagu ini, Ahmad Dhani terkesan malas-malasan menyanyikannya.. lalu aku mencoba menyingkirkan perasaan pribadi (baca: sebal) terhadapnya juga kenangan indah akan KLakustik.. dan.. tarraaa! Lagu ini menjadi keren abis khas seorang Ahmad Dhani dengan "tak terkira" nya.. oh, benci dan cinta memang tipis adanya..

Meski Telah Jauh, dinyanyikan ulang oleh Pongki Barata dan (adik kelasku) Sophie Navita >> Sempurna! Pongki memang pas sekali menyanyikan lagu ini. Menjiwai.. dan Sophie adalah pasangan yang klik menngiringi dengan suara Alto nya .. (we were in the same choir in high school long time ago .. ha ha berasa ingin diakui kenal dengan orang top dan baik-baik ga sih.. *blush) .. Pongki, you rock! Kau melemaskan lututku dengan lagu ini, mengingatkan betapa aku selalu kembali oleh cinta.. hhhhh

Prasangka, dinyanyikan ulang oleh Maliq & D'Essential >> Mmmm.. not one of my favorite.. well, get the groove .. but not the chill ..

Menjemput Impian, dinyanyikan ulang oleh Kerispatih >> Vokalis baru grup ini.. awalnya ku kira yang menyanyikan lagu ini adalah Delon.. :)) .. well.. boleh lah..

Demikian pendapat dan kesan-kesanku atas album a Tribute to KLa Project..

Jadi, kesimpulannya.. I still love you, KLa Project.. :) .. cool idea to make a tribute .. wish you all the best and I'm still waiting for your real come back on stage.. *peluk cium

~ from your big fan (baca : pengagum,  bukan kipas angin)



Grand Food Court @Malang

Presentation6

Rasa penasaran akan Grand Food Court, Jl. A. Yani no. 9 yang papan namanya sering saya lewati sepulang dari kantor, akhirnya terjawab saat saya melihat undangan Kopdar Blogger Ngalam ( www.bloggerngalam.com ) melalui milis dan twitter. Blogger Ngalam mengadakan pertemuan makan bersama, sekaligus membicarakan rencana kegiatan di tempat berkumpulnya kuliner top khas Malang beberapa hari lalu, yaitu tanggal 1 Desember 2011. Tentu saja, saya ikuutttt!

Setelah memarkir kendaraan di area parkir yang cukup memenuhi syarat, saya masuk ke ruangan luas yang terang benderang. Deretan furniture minimalis coklat tua berjajar rapi. Ruangan terbagi dua: bagian depan adalah bebas asap rokok dan ruangan belakang yang difasilitasi dengan exhaust fan / penghisap udara adalah area untuk merokok. Saya disambut pelayan ramah yang sigap membantu mencari tempat duduk dan menyodorkan buku menu. Karena belum jam makan malam, ruangan masih sepi.

Perut yang keroncongan mulai berubah irama agak nge-rap sedikit begitu melihat makanan-makanan favorite tertera : Ayam Goreng Tenes, Tahu Campur Jagalan Cak Wito , Bakso President, Bebek Goreng HT, Soto Madura cab. Gubeng Pojok Surabaya, Tahu Telur Jeng Anis, Nasi Warung Bali Bu Ketut, Sate Gule Kambing Soleh, Warung Tessy, Sate Ayam Ponorogo Siboen, Lumpia MT, Mie Gajah Mada, Masakan Jawa dengan slogan "murah enak baik", daaann Puthu Lanang.. saya suka sekali lopisnya!

Sayang sekali saat itu Bakso President, Tahu Campur Jagalan Cak Wito dan Puthu Lanang belum siap, padahal tiga gerai itu yang saya incar. Maklumlah, saya lapar sekali. Akhirnya saya memutuskan untuk memesan Tahu Telur dan jus stroberi. Pilihan yang tepat! (Syukurlah para pelayan tidak mengacungkan ibu jari dan mengatakannya langsung kepada saya.)

Sambil menunggu kedatangan teman-teman Blogger Ngalam, saya bercengkrama dengan kamera, mengabadikan beberapa momen dan benda-benda yang menarik perhatian. Makan malam yang kepagian milik saya itu tandas hanya dalam waktu 10 menit. Enak! ..

Saya melirik seluler yang mengedip-ngedipkan lampu tanda notifikasi. Seorang teman yang akan hadir menanyakan opapakah ada "colokan" a.k.a. stop kontak.. Saya mencari-cari. Ternyata hanya ada dua yang saya temui itu pun jauh dari tempat duduk, yaitu dekat meja pelayan dan bagian penyedia minuman. Mungkin hal ini sehubungan dengan konsep "restoran" yang ingin disampaikan oleh pemilik Grand Food Court, yaitu berbeda dengan pujasera pada umumnya, sistem pembayaran dilakukan setelah santap selesai (jadi, "colokan" a.k.a. stop kontak nya juga tidak ada.. he he..)

Satu per satu, dua per dua, dan banyak berbanyak teman mulai berdatangan, kami seru memesan makanan, berfoto, dan membahas beberapa hal mengenai rencana kegiatan Blogger Ngalam. Hadir juga malam itu rekan-rekan dari Koparema dan Kaskus Malang. Setelah sebagian teman selesai makan, ternyata ada beberapa teman lain yang makanannya belum datang. Keadaan saat itu ramai dan banyak sekali pengunjung. Mungkin mbak-mbak dan Mas-Mas pelayannya masih bingung..

Ah, malam mulai menginjak ke pukul 21.00 lewat, sudah saatnya pulang (duluan) ..

Terlepas dari tidak adanya "colokan" (teteepp) dan kebingungan mengantar pesanan, kesimpulan saya, Grand Food Court tetap akan menjadi salah satu tempat yang akan ramai dikunjungi karena ruangan yang nyaman, talent kuliner favorite, pelayan yang ramah, juga toilet yang bersih :) . Pemilik Grand Food Court hanya tinggal mengasah ketepatan pengiriman makanan yang dipesan, mungkin bisa dengan pembagian kelompok pelayan dengan area / nomor meja tertentu. Sepertinya beliau juga harus bersiap-siap mencari lahan parkir tambahan untuk mengantisipasi bertambah banyaknya pengunjung yang ingin menikmati makanan kesukaan mereka.

Sukses selalu, Grand Food Court :)

~Steve Jobs

My_apple

One great man had left .. He didn't impact the IT world, he invented his world..

And this was what he said..:
"... No one wants to die. Even people who want to go to heaven don’t want to die to get there. And yet death is the destination we all share. No one has ever escaped it. And that is as it should be, because Death is very likely the single best invention of Life. It is Life’s change agent. It clears out the old to make way for the new. Right now the new is you, but someday not too long from now, you will gradually become the old and be cleared away.

Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma – which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.

Remembering that I’ll be dead soon is the most important tool I’ve ever encountered to help me make the big choices in life. Because almost everything – all external expectations, all pride, all fear of embarrassment or failure – these things just fall away in the face of death, leaving only what is truly important.

Remembering that you are going to die is the best way I know to avoid the trap of thinking you have something to lose. You are already naked. There is no reason not to follow your heart."

------

Farewell, Steve Jobs.. You've lived your time very well
I admiringly envy you.. :)

Thank you for following your heart.. :)

Ooh, one more thing : ɑ up town girl thought that you also own ɑ cosmetic company *wink .. She didn't know that you just turned apple to be more than ɑ fruit.. You rock, man!

~on my birthday, one year mature..

..the path..

Img_8661b

everyone has their own path to go..
a route to step on..
..
I'll go my path..
I'll finish my line..
..
..
..
..
~ on my birthday, a year mature..

..How Am I Gonna Die?..

Curly_angel

One day, my Khalea came to me and said,"Ma, when are you gonna die? Will you die when I were in Junior High?" .. I was speechless for ɑ while then answered,"Everyone is gonna die, dear..but we never know when..only God knows.. I wish I have more time, enough time to see you growing and help you taking care of your children..why are you asking?".. She hugged me and talked with mouth mumbling on my stomach,"I don't want you to die.." My eyes were warm..and I repeated "Everyone shall die, dear..we just don't know when or how.."

Perhaps the real question is: are we ready when the time comes?.. One of my auntie just passed away in her sleep yesterday morning, after ɑ night before she celebrated her birthday with her friends and relatives.. I said to myself, what ɑ peaceful way to die, she's been ɑ good woman in her life.. I've heard and saw many ways how people die.. Painfully, suddenly, shockingly, predictably, and.. Beautifully..

When shall I die? How shall I die?.. Well, since I'm gifted with romantism in my heart, I used to wish to die in the arms of ɑ person I love, in the warmth of embrace.. Now, when reality takes more portion in my mind, I've changed my imagination.. When my time comes, I hope I were ready and I just wanna die in forgiven.. (Still, I wish ɑ simple and pretty way to die.. If I may wish..)
..

on August 18, 2011

Ribbon

instead of wishing you wealth, I pray you wisdom..
for wisdom is the real treasure in this world..

instead of wishing you beauty, I pray you health..
for health will bring you lingering fairness..

instead of wishing you long lasting life, I pray you happiness..
for happiness fulfills the years you have ahead preciously, short or many many years..

instead of wishing you a prince charming, I pray you true love..
for true love leads you to the real man who will protect you with his life..

grow in sincerity, my dear
be your own self..
stand for what you believe..
say only when you mean it..
do only when your heart and mind reach agreement..

Happy 8th birthday, my first princess..
thank you for making me a queen..

Filed under  //   soul  

Nostalgia 17 Agustus

Mp1

Lima hari lalu Indonesia merayakan hari Kemerdekaannya yang 66 tahun.
Aku tidak akan membahas hal kepatriotikan ataupun politik dengan caci
maki kekecewaan akan pemerintahan.. Aku hanya ingin bernostalgia..

Banyak tahun lalu (ohhoo don't think that many!) Saat aku masih
tinggal di Jakarta, di kompleks perumahan yang lama, waktu aku masih
duduk di Sekolah Dasar, kisaran kelas lima atau enam.. (Mmmm.. Yeah..
Many years ago, then).. , menyambut acara 17 Agustus amatlah
menyenangkan. Banyak lomba diadakan, dari yang klasik seperti balap
karung, makan kerupuk, panjat pinang, balap kelereng, hingga yang
modern (saat itu) seperti ketangkasan sepeda (jenis BMX). Karena kala
itu banyak anak seusiaku, acara lomba menjadi sangat seru.

Aku paling suka ikut balap kelereng dan memasukkan benang ke dalam
jarum sambil berjalan ketimbang lomba makan kerupuk karena amat tidak
cantik menganga-menganga sambil menengadah dengan lengan terikat,
mencoba menghabiskan kerupuk yang tidak bisa diam. Apalagi bila lawan
menarik keras kerupuknya sehingga menyebabkan kerupuk di atasku
"jumpalitan". Maklum, saat itu aku sedang mengalami cinta monyet
dengan tetangga depan rumahku. Ia kerap kali menjadi panitia lomba,
jadi aku berusaha tampil seanggun mungkin dan juga berusaha menang
tentunya. Senang bisa menerima hadiah dari panitia.

Aku juga suka acara pentas dan ramah tamah serta pembagian hadiah yang
biasanya dilakukan satu minggu setelah tanggal 17 Agustus, hari Sabtu
berikutnya. Aku dan adik-adikku ikut mengisi acara. Kami menyanyi,
menari, membaca puisi, atau bermain drama.

Yang paling berkesan adalah saat-saat latihan. Aku dan teman-teman
(juga panitia) rutin bertemu. Latihan dilakukan setelah mengerjakan
PR, belajar untuk ulangan (jika ada) dan sesudah makan malam. Aku juga
pernah ikut membantu mencari dana dengan menjual kupon door to door di
kompleks perumahan tempat tinggalku.

Aku rindu masa- masa itu.

Sekarang, entah hanya perasaanku saja atau memang kenyataan bahwa rasa
kebersamaan menyambut hari Kemerdekaan sudah tidak begitu kental.
Apakah pengaruh teknologi, thumbs generation? Ataukah memang
tergantung lingkungan atau komunitas?

Sekali lagi, aku rindu masa-masa dulu. Saat menanti-nantikan perayaan
hari Kemerdekaan Indonesia. Entah mengapa sekarang rasanya tidak sama
lagi.. Bukan pengaruh umur, tentunya..

Ngomong-ngomong, kalian ikut lomba apa 17 Agustus kemarin? Ada yang
ikut upacara, kah?

Filed under  //   long time ago  
Filed under  //   Liputan Ramadhan  

Liputan Ramadhan # 11 ~ Saat sang Surya Terbenam

Img_5409b

Langit ufuk Barat merentang memeluk sang Mentari..
alunan adzan Maghrib menyejukan hati..
Selamat menunaikan ibadah puasa, teman-temanku.. :)

Filed under  //   Liputan Ramadhan  

About

I've learned that a woman should know when to try harder and when to walk away..
and .. I never know how strong I am, until being strong is the only choice I have..